Majalah Sekolah: Tiga Hal Yang Perlu Diperhatikan

2

8 Oktober 2011 oleh mbi9

gambar:m-scope.blogspot.com

gambar:m-scope.blogspot.com

Membuat majalah sekolah bukan hanya sekedar “ada” dan sekolah memiliki majalah. Unsur yang paling penting dalam majalah itu sendiri itu perlu diperhatikan. Mulai dari topik yang menarik hingga hal-hal lainnya. Jadi, itu semua bukan sekedar saja.

Mengapa saya berkata demikian? Beberapa kali saya melihat format majalah. Entah itu yang bertajuk “ada saja” hingga yang berformat ilmiah. Pasti ada saja yang kurang sreg dengan apa yang saya peroleh saat kuliah. Misalnya sebuah majalah di sekolah tertentu yang pernah saya baca. Ada beberapa hal yang cenderung perlu diperhatikan dan ini mudah-mudahan dapat menjadi inspirasi bagi para jurnalis di sekolah. Khususnya bagi tim penyusun majalah sekolah.

1. Topik
BEgitu banyak topik yang bisa kita angkat dalam sebuah majalah. Kita bisa mengangkat topik politik atau yang lainnya. Tetapi jika berbicara mengenai majalah sekolah, mungkin bisa diberikan batasan pada kehidupan di sekolah. Atau bisa juga berupa mengenai hari besar yang dirayakan di sekolah. Dengan demikian, topik majalah yang kita buat bisa terpusat.

2. Content
Ini masih berkaitan dengan topik. Jika sudah ditetapkan topik yang akan dibahas, maka seluruh isi dari majalah tersebut adalah topik tersebut. Entah itu bisa menggunakan tulisan orang lain atau pun dengan menggunakan metode wawancara. Namun, tetap topik harus menjadi rambu-rambu yang pertama. Sehingga, seluruh content bisa sesuai dan pembaca pun dapat mengatakan “oh….”

Mengenai content pun jika ingin menggunakan tulisan orang lain, maka ada juga rambu-rambu yang perlu diperhatikan. Mulai dari pengutipan sumber tulisan hingga pada penggunaan foto dari orang lain. Itu perlu menjadi pemikiran. Karena agar majalah Anda tidak mendapat masalah dikemudian harinya. Itu pun merupakan pendidikan bagi tim agar mampu menuliskan pendapat orang lain secara ilmiah.

3. Foto
Foto ini terbagi menjadi beberapa hal: Foto yang dipergunakan sebagai cover, foto content dan foto penutup atau pada cover terakhir.

Pada cover pembuka pertanyaannya ialah: Topik apa yang akan dibahas pada edisi ini? Atau tokoh utama seperti apa yang akan diangkat pada edisi ini? Itulah pola pemikiran kita. Berbeda halnya dengan foto yang dipergunakan pada isi atau content. Jika mempergunakan foto orang lain, maka perlu ditulis juga dari mana kita mengambil foto tersebut.

Semoga tips ringan ini dapat menjadi pemikiran Anda dalam membuat sebuah majalah sekolah yang baik. Sekaligus mendidik siswa/siswi Anda dalam berpikir secara ilmiah.

2 thoughts on “Majalah Sekolah: Tiga Hal Yang Perlu Diperhatikan

  1. el mengatakan:

    GOOD INFO… terimakasih :)

  2. mbi9 mengatakan:

    Sama-sama. Terima kasih sudah mengunjungi blog saya….Sukses selalu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

date

Oktober 2011
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

ART

YANG SUDAH MENGUNJUNGI

  • 162,744 PEMBACA

Iklan Anda

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 821 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: