REMAJA, REMAJA, BAGAIMANA NASIBMU?

Tinggalkan komentar

31 Januari 2012 oleh mbi9

gambar:dwirahayoe11.wordpress.com

gambar:dwirahayoe11.wordpress.com

Oleh: Philipus Vembrey Hariadi

Tersentuh hati saya dan merasa prihatin membaca tulisan dari saudara Rio Efendi Turipno di Kompasiana. Tulisan yang berjudul “Akhlak Remaja Kian Parah” itu memberikan pemaparan statistik dan beberapa hal yang sering dilakukan oleh remaja di dalam hidup sehari-harinya. Saya sendiri hanya mampu mengiyakan apa yang sudah dijelaskan di dalam tulisan tersebut.

Saya hanya bisa merasa sedih. Karena remaja yang merupakan generasi penerus bangsa ini justru memiliki ahklak yang sedemikian ganasnya. Ada yang masuk ke dalam sebuah perkumpulan geng dan menjadi seorang yang brutal. Ada yang menjadi pecandu narkotika dan obat-obatan terlarang. Ada yang menjadi penikmat kehidupan seksual sebelum waktunya. Itu semua menjadi keprihatinan bagi saya sendiri.

Berdasarkan tulisan tersebut ternyata ada 3 lingkungan yang sangat mempengaruhi pembentukan karakter remaja. Tiga lingkungan tersebut ialah Rumah, Lingkungan dan Sekolah. Ketiga lingkungan ini ternyata dikatakan kurang memiliki pendekatan yang efektit kepada remaja. Di rumah, orang tua terkadang hanya menanyakan nilai dan sekolah. Orang tua jarang sekali menyentuh masalah-masalah yang ada di dalam diri mereka. Belum lagi lingkungan yang justru terkadang memiliki paradigma lucu. Lingkungan justru membuat jarak kepada remaja. Mereka justru menyalahkan orang tua. Padahal jika dipikir, lingkungan memiliki kekuatan yang baik dalam menyentuh diri orang tua. Tidak hanya itu lingkungan pun juga mampu menyentuh karakter anak yang kurang sesuai. Di sanalah dapat terjadi pembentukan karakter yang tepat dan pas. Begitu pun juga sekolah, sekolah pada dasarnya merupakan lembaga yang tepat dalam pembentukan karakter diri seorang remaja. Karena di dalam sekolah pada dasarnya telah mengetahui tiga kemampuan dasar yang harus dikembangkan di dalam diri seorang rema, yakni kognitif, afektif dan psikomotorik.

Berdasarkan hal itu, maka saya berpandangan bahwa belum terlambat bagi kita semua khususnya ketiga hal tersebut di atas. Untuk melakukan perubahan yang secara mendasar. Bukan hanya melalui konsep melainkan melalui segala hal. Bukan hanya melalui nilai melainkan juga pendampingan. Bukan hanya melalui perkataan melainkan kesejajaran dengan perbuatan. Karena remaja tersebut adalah anak-anak kita juga. Mereka bukan musuh tetapi mereka adalah generasi penerus Indonesia. Mereka jugalah yang nantinya akan menjadi penentu kemajuan dari bangsa ini. Tidak cukup rasa prihatin nampaknya tetapi harus mulai bergegas membenahi diri dan memberikan teladan yang baik kepada mereka.

Untuk yang tertarik membacanya bisa klik link di bawah ini:

http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2012/01/30/akhlak-remaja-kian-parah/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

date

Januari 2012
S S R K J S M
« Des   Feb »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

ART

YANG SUDAH MENGUNJUNGI

  • 162,744 PEMBACA

Iklan Anda

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 821 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: