KESOMBONGAN & KEANGKUHAN MANUSIA

gambar: siradel.blogspot.com

gambar: siradel.blogspot.com

Oleh: Philipus Vembrey Hariadi

Saya kadang-kadang bertanya dengan diri sendiri. Dari mana datangnya keangkuhan dan tinggi hati seorang manusia? Mungkin pertanyaan itu bagi beberapa orang sudah ditemukan jawabannya. Tetapi bagi saya, itu belum saya temukan, sehingga saya mencoba untuk menelusurinya lebih mendalam melalui apa yang dilakukan oleh orang lain dan menurut pengalaman saya sendiri.

Kesombongan menurut saya merupakan pemikiran yang membuat seseorang berpendirian bahwa ia mampu melakukannya sendiri. Kesombongan itu sendiri ditimbulkan oleh rasa bahwa ia sudah merasakannya terlebih dahulu. Oleh sebab itu, kalau ia sudah mengantongi rasa yang belum dirasakan oleh orang lain, maka ia mengantongi apa yang dinamakan dengan pengetahuan.

Pengetahuan itu menjadi semacam tuhan bagi diri manusia tersebut, sehingga ia menentang apa pun saran dan ide yang diberikan oleh orang lain. Tidak hanya itu, jika sudah terjebak ke dalam kesombongan itu sendiri, manusia terkadang menjadi lebih keras dan tegas dari hukum universal itu sendiri. Hukum universal itu sendiri menyatakan bahwa sebagai manusia harus tolong menolong dan bekerja sama. Toleransi pun menjadi semacam jiwa fleksibelitas dari manusia itu sendiri. Jadi, untuk apa masih ada kesombongan dan keangkuhan?

Dampak dari kesombongan itu sendiri ternyata sudah diatur oleh sistem yang dibuat oleh alam. Manusia dengan karakter sombong akan dipertemukan dengan karakter yang berlawanan dengannya. Atau yang lebih parahnya, manusia tersebut akan bertemu dengan manusia lain yang memiliki kemampuan untuk menekuk kesombongannya.

Oleh sebab itu, untuk mengatasi dan menghindari dari jebakan kesombongan itu, manusia harus masuk ke dalam inti dari eksistensinya di dunia ini. Untuk apa dia ada? Dan bagaimana dia memahami dan bertanggung jawab terhadap eksistensinya tersebut.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s