LAMPU MERAH, Lampu penyelamat yang TerAbaikaN

1

12 Desember 2012 oleh mbi9

gambar : rovicky.wordpress.com

gambar : rovicky.wordpress.com

Oleh : Philipus Vembrey Hariadi

Benda yang satu ini sangat bermanfaat. Selain mengatur jalur lalu lintas, benda ini juga mampu mengurangi angka kecelakaan saat menyeberang. Benda ini tidak memiliki kesaktian yang tinggi. Benda ini pun juga bukanlah benda yang memiliki kemampuan memberhentikan kendaraan. Benda ini ialah lampu merah.

Dulu kehadiran lampu merah sangat disegani. Lampu merah dulu seperti layaknya benda sakti yang mampu memberhentikan kendaraan yang sedang melaju kencang. Tidak hanya itu, dulu lampu merah juga mampu mengurangi angka kecelakaan di jalan. Dengan kemampuannya itu pun lampu merah mampu memberikan rasa nyaman pada seluruh pengguna jalan.

Tetapi sayang, kehadiran lampu merah ini terkadang sudah dianggap tidak berguna bagi beberapa kalangan orang. Jikalau lampu masih merah, ada beberapa pengendara yang justru memaksakan kehendak untuk memacu kendaraannya. Bahkan ada pula yang sedikit bertindak aneh ala pengendara. Aneh bagaimana maksudnya?

Semua orang sudah tahu bahwa jika lampu berwarna merah menyala berarti seluruh kendaraan yang ada pada jalur tersebut harus berhenti. Nah, keanehannya adalah masih ada saja pengendara yang membunyikan klakson agar bisa diberikan jalan. Ada pula yang dengan sengaja atau sudah kehilangan akal sehatnya berani menerobos lampu merah. Jadi, otak si pengendara sudah sedikit sepeleng bagaikan motor yang mengalami kempes ban. Dengan kecepatan yang tinggi si pengendara menerobos lampu merah. Apakah hal seperti itu menunjukkan seorang manusia?

Jadi, jika dulu kita memberikan makna pada lampu berwarna hijau ialah berjalan. Lalu jika berwarna kuning adalah hati-hati. Sedangkan lampu berwarna merah pasti harus berhenti. Bagi beberapa oknum yang pikirannya sudah kacau, seluruhnya terbalik. Lampu hijau harus kencang. Lampu merah sekencang-kencangnya. Lampu kuning di atas ambang normal.

Padahal jika diperhatikan hal seperti itu sangatlah berbahaya. Entah itu bagi pengendara sendiri atau pun bagi orang lain. Bayangkan jika Anda memacu kendaraan dengan lampu yang sudah menunjukkan warna merah dengan sangat kencang. Lalu, dari arah berlawanan kendaraan sudah melaju karena ia menggunakan hak berjalan.

Oleh sebab itu, kita perlu mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Terutama bagi diri kita sendiri dan orang lain. Karena satu hal yang perlu kita tanamkan bahwa rumah atau kantor yang kita tuju tidaklah akan pergi ke mana-mana. Janji dengan orang pun bisa menunggu jika kita berkomunikasi dengannya. Istri pun tetap menunggu jika kita pulang telat. Anak-anak pun akan sabar menunggu. Begitu juga untuk seluruh orang pengguna jalan.

Sekian kritik saya terhadap para pelanggar lampu merah yang sudah tidak lagi menghormati hak hidup dirinya sendiri dan orang lain. Semoga yang bersangkutan bertobat dan mau menghargai hidupnya dan orang lain demi kebaikan bersama. Ingat!!! Savety Ride, lebih baik ketimbang Kecepatan. Kalau mau balapan, kenapa tidak di sirkuit saja.

One thought on “LAMPU MERAH, Lampu penyelamat yang TerAbaikaN

  1. Puspa mengatakan:

    pernah baca sejarah traffic light, ternyata yang menemukan polisi yah kalau ga salah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

date

Desember 2012
S S R K J S M
« Nov   Feb »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

ART

YANG SUDAH MENGUNJUNGI

  • 162,744 PEMBACA

Iklan Anda

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 821 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: