Kemana Larinya Lagu Anak?

Tinggalkan komentar

7 Maret 2013 oleh mbi9

image

gambar:beritasatu.com

Oleh : Philipus Vembrey Hariadi

Masih ingatkah Anda dengan lagu “Batman” atau masih ingatkah Anda akan lagu mengenai “Pelangi”? Masih hafalkah Anda lirik dari lagu tersebut? Coba Anda nyanyikan di hadapan anak Anda. Apa yang terjadi? Anak sekarang mengalami kemajuan di dalam menyanyikan lagu. Jika dibandingkan dengan saat Anda kecil dengan Anak Anda,maka akan terlihat mencolok sekali perbedaan tersebut.

Kira-kira apa yang terjadi ya??? Menurut asumsi saya pribadi ada beberapa hal yang terjadi, yakni kemajuan di bidang industri rekaman. Kemajuan ini membawa pangsa pasar lagu mengarah pada pasar lagu cinta. Karena memang menurut saya pangsa pasar itulah yang sangat laku di negara ini.

Kemajuan ini pun berdampak keras pada request atau permintaan dari industri rekaman. Sehingga, lagu-lagu yang cenderung akan diterima ialah lagu-lagu yang bertemakan cinta. Lalu, kemanakah lagu-lagu yang dikhususkan bagi anak-anak? Semuanya hilang karena mengacu pada satu suara yakni keuntungan. Sehingga dengan demikian suara dan lantunan lagu yang ada di negara ini ialah lagu cinta. Sedangkan untuk lagu anak-anak silahkan menunggu dengan nomor antrian yang terakhir.

Hal itu membawa dampak yang serius kepada seluruh anak-anak di negara ini. Saya terkejut ketika mendengar seorang anak berusia 5 tahun mampu menyanyikan lagu bertemakan cinta. Padahal, di usia mereka yang seperti itu sesungguhnya merupakan usia untuk menikmati masa bermain. Tetapi kenapa mereka bisa mengeluarkan kata-kata romantis? Itu bagi saya merupakan kelebihan kemampuan dari seorang anak sekaligus fenomena yang sangat signifikan sekali. Di mana ada seorang anak berusia lima tahun mampu menyanyikan lagu anak berusia lima tahun. Di mana ada seorang anak mampu mengeluarkan kata-kata yang pada dasarnya akan mereka kenal melalui pengalaman hidupnya.

Dari sini saya berpikir, mungkinkah lagu anak-anak akan kembali bangkit dari industri rekaman negara ini? Atau justru industri rekaman memaksa semua kalangan dan usia untuk masuk ke dalam satu kategori jenis musik? Ini semua saya kembalikan kepada para kalangan yang berkecimpung di bidang industri musik. Apakah ini peluang atau jurang bagi Anda?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

date

Maret 2013
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

ART

YANG SUDAH MENGUNJUNGI

  • 163,456 PEMBACA

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 821 pengikut lainnya

SPACE IKLAN

2560x1440-black-solid-color-background
%d blogger menyukai ini: