Seri Laker Gear Pulsar 200

Tinggalkan komentar

7 Agustus 2013 oleh mbi9

image

Laker Gear yang pecah

Oleh : Philipus Vembrey Hariadi

Lagi enak jalan, mantengin gas, destinasi lumayan jauh dan sudah tinggal separoh jalan bisa tiba di lokasi. Tetapi tiba-tiba itu semua luluh lantak dikarenakan trouble pada bagian tertentu. Pastinya kita merasa kesal dan dongkol. Seperti itulah perasaan yang saya rasakan pada saat mengalami trouble di tengah perjalanan.

Secara tiba-tiba keluar bunyi pada bagian belakang. Saya pikir itu hanyalah bantu. Lalu, kemudian saya cek lebih seksama ternyata suara itu timbul dari bagian velg. Lalu, saya coba untuk memutar ban ke arah depan. Agak tersendat dan lumayan berat. Kondisi seperti itu sangat berbeda dengan biasanya. Lalu, kemudian saya coba memutar ke arah berlawanan. Ternyata ban tidak mau berputar.

Oleh karena peralatan yang saya bawa sangat minim, maka saya bawa si gambot ke bengkel terdekat. Sesampainya di bengkel, montir berasumsi bahwa ini berasal dari kampas rem. “Hmmmm….saya kurang suka dengan asumsi. Karena faktanya sudah ada di depan mata. Kenapa tidak sekalian dibuktikan?” Saya meminta kepada montir untuk membukanya.

Ternyata setelah dibuka, kampas rem terlihat terbebas dari gesekan keras. Buktinya ialah tidak terdapat bekas dari gesekan berat seperti bunyi yang dikeluarkan sebelumnya. Lalu, saya meminta untuk mengecek laker secara keseluruhan. Mulai dari laker kanan-kiri dan laker gear. “Laker kanan, oke…Laker kiri, oke….tidak ada masalah.” Tetapi begitu masuk pada tahap laker gear, terlihat sesuatu yang tidak beres. Kenapa ada serpihan besi di dekat post ban? Ternyata betul saja, laker gear pecah. Inilah yang menjadi penyebab kenapa ban tidak bisa berputar secara normal.

Saya perhatikan tidak ada seri pada laker tersebut. Karena lapisan yang biasa terdapat nomor seri ternyata sudah rusak dan hancur. Ini sedikit merepotkan. Saya sempat memberhentikan salah seorang pengendara pulsar 220. Ternyata pengendara tersebut tidak mengetahui seri dari laker gear pulsar 200. Saya coba menghubungi bengkel langganan tapi telpon tidak kunjung dijawab. Akhirnya si montir berinisiatif untuk menanyakannya ke bengkel sebelah.

Tidak beberapa lama, si montir kembali ke bengkel dengan membawa 3 laker. “Ketemu, bang?” tanya saya. “Dapet dong….jangan panggil nama saya kalo gak dapet” jawab si montir dengan bangga. Dia menyatakan bahwa laker gear pulsar 200 itu ialah 6005. Itu adalah seri untuk laker tersebut. “Thanks God”, ungkap saya dalam hati.

Setelah mengalami ini saya ingat ada beberapa hal yang saya lupakan sejak membeli si gambot, yakni mengganti laker secara keseluruhan. Karena sebelumnya sudah saya genjot non-stop dari tegal menuju Cirebon. Oleh sebab, itu mungkin penggantian merupakan satu-satunya hal yang perlu dilakukan jika usia pulsar Anda sudah mencapai kilometer tinggi.

Mudah-mudahan artikel ini bisa membantu bro dan sister dalam merawar pulsar kesayangannya. Atas kunjungannya saya ucapkan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

date

Agustus 2013
S S R K J S M
« Mei   Sep »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

ART

YANG SUDAH MENGUNJUNGI

  • 162,744 PEMBACA

Iklan Anda

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 821 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: