Gado-gado “GALON & GANAS” Ibu Nining

2

7 Oktober 2013 oleh mbi9

Gado-gado GANAS

Gado-gado GANAS

Oleh : Philipus Vembrey Hariadi

Minggu siang yang panas. Setelah beribadah di gereja, saya dan calon isteri ingin mengisi perut. Cacing-cacing yang ada di dalamnya sudah menggeliat meminta diberikan umpan. Saya bertanya kepada calon isteri, “mau makan apa hari ini?” Dia menjawab, “Aku mau makan gado-gado.” Oke, siang ini makan gado-gado.

Sebelum mencari warung yang menjual gado-gado, sang calon ingin membeli brownies coklat di toko Amanda, Cempaka Putih. Sambil menunggu, saya mencoba berpikir di mana kira-kira lokasi yang ada penjual gado-gado. Belum mendapat jawaban, sang calon sudah selesai dengan penjual kue. Perburuan gado-gado pun dilanjutkan.

Tanpa saya pikirkan, motor saya arahkan menuju daerah Cempaka Putih Tengah. Di sana biasanya ada begitu banyak penjual makanan. Benar saja, perburuan kami pun terjawab. Di kejauhan saya melihat seorang ibu yang sedang bergoyang-goyang. Pikir saya, tidak mungkin tukang nasi uduk harus mengulek. Oleh sebab itu, motor langsung saya arahkan ke gerobak itu. Akhirnya benar saja, ibu itu adalah penjual gado-gado.

Di depan gerobak bertuliskan “Gado-gado GANAS dan GALON.” GANAS bukan berarti Gangguan pada Nanas melainkan Gado-gado Nasi. Sedangkan GALON ialah Gado-gado Lontong. Kedua kata-kata itu pun menurut ibu Nining ialah hasil proses kreatif pembeli dan penjual. “Seringkali mahasiswa dan karyawan yang beli di sini, mereka membuat singkatan sendiri. Ganas untuk Gado-gado pakai Nasi. Sedangkan Galon adalah Gado-gado pake Lontong.”

Ibu Nining bercerita bahwa ia sudah menjual di daerah Cempaka Putih sejak 14 tahun. Sebelumnya ibu Nining hanya menjual makanan berbuka puasa. Tetapi lama kelamaan, penghasilan tidak menentu, maka beliau memutuskan untuk beralih ke Gado-gado. Pertama kali memulai berjualan gado-gado, beliau agak pesimis. Tetapi lama kelamaan semuanya berubah. Apalagi pada jam makan siang. Ada begitu banyak karyawan atau mahasiswa yang sering membeli pada saat siang hari.

Menurut saya, yang berbeda dari gado-gado ini ialah gado-gado iu Nining disajikan dengan menambah telor pada campurannya. Telor tersebut tidak disajikan dengan bentuk bulat melainkan setengah. Sama seperti pada gambar, seperti itulah gado-gado yang dijual oleh ibu Nining.

Bagi Anda yang kebetulan ada di lokasi dekat dengan gado-gado ganas, mungkin gado-gado bisa menjadi alternatif makan siang Anda. Lokasinya: Jl. Cempaka Putih Tengah 17C. Gerobaknya di depan portal komplek. Harga yang ditawarkan seporsi ialah Rp 10.000,- itu sudah termasuk telur. Jika Anda ingin minum, maka Anda harus menambah uang dengan membelinya di warung lain. Selamat berkunjung.

2 thoughts on “Gado-gado “GALON & GANAS” Ibu Nining

  1. Reblogged this on Setia Melangkah Meraih Cita and commented:
    Terimakasih

  2. Iman Prabawa mengatakan:

    Waahh ini gado-gado dekat banget sama rumah saya! Tinggal jalan kaki aja udah sampai deh.. :-)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

date

Oktober 2013
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

ART

YANG SUDAH MENGUNJUNGI

  • 162,186 PEMBACA

Iklan Anda

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 821 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: