Menikmati Nasi Gandul khas Pati di Tengah Cuaca Hujan

Nasi Gandul

Nasi Gandul

Menu Tambahan

Menu Tambahan

Oleh : Philipus Vembrey Hariadi

Minggu itu setelah kami menjalankan kewajiban beragama, yakni misa di Gereja. Saya beserta calon istri pergi menyusuri jalan untuk mencari sarapan. Perut yang sejak tadi sudah berbunyi sepertinya sudah semakin sulit diajak kompromi. Sehingga memaksa kami untuk mencari tempat untuk memberhentikan alunan nada di dalam perut.

Setelah kami berkeliling, tibalah kami di daerah jl. Sabang. Daerah ini terkenal dengan daerah wisata malam. Pada saat malam hari, lokasi ini sering menjadi pilihan bagi wisatawan atau pun pegawai yang hendak melepaskan penat kemacetan. Atau menjadi lokasi pilihan untuk bercengkrama dengan makanan-makanan nan lezat.

Kami memilih makan “Nasi Gandul Khas Pati”. Lokasinya tepat berseberangan dengan toko Fuji Film. Untuk tempat, lumayan nyaman. Rekomended bagi orang-orang yang secara khusus mencari makanan hangat di kala cuaca dingin.

Saya memang belum tahu bagaimana itu nasi gandul. Yang ada di benak saya hanyalah nasi dibakar atau nasi digoreng. Tetapi ini berbeda, nasi gandul khas Pati. Makanan asing yang selama ini belum pernah saya cicipi. Memang sengaja saya cicipi untuk petualangan rasa.

Ternyata nasi gandul itu adalah nasi yang disajikan di tengah hangatnya kuah berbumbu dan diberikan irisan daging sapi. Mengenai bumbu yang dipergunakan, saya kurang mengetahuinya. Nasi Gandul ini disajikan diatas selembar daun pisang. Tidak lupa bahwa nasi gandul ini terasa nikmat ketika harus dinikmati di tengah cuaca dingin karena disajikan dengan kuah yang hangat.

Nasi gandul ini akan bertambah nikmat, jika Anda juga dapat menambahkan cita rasa lain atau menu pendukung. Misalkan ada beberapa pilihan di dalamnya, yakni sate jeroan, telur rebus, tempe atau perkedel. Semuanya tergantung cita rasa lidah Anda.

Nah, bagi Anda yang mungkin ingin menikmati nasi Gandul khas Pati ini, silahkan datang saja atau mampir ke lokasi di Jl. H. Agus Salim No. 30A. Soal harga : sangat bersahabat. Terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga berguna. Sampai ketemu lagi di rubrik kuliner berikutnya.

Iklan

One Comment Add yours

  1. Terimakash. Menambah wawasan pengetahuanku dalam ber-kuliner. Salam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s