Gara-gara Jalan Kaki, Pria ini ‘Kebanjiran’ Duit

Tinggalkan komentar

9 Februari 2015 oleh mbi9

image

Di zaman yang serba maju ini ternyata masih ada orang-orang yang tidak ingin bergantung dengan teknologi. James Robertson ialah salah seorang di dalam kategori seperti itu. Keadaan memang memaksanya untuk berjalan sejauh 33 km menuju kantornya tetapi dari kebiasaan seperti itu ia justru mendapat keuntungan di baliknya. Cerita selengkapnya adalah sebagai berikut seperti yang sudah saya copy dari situs detik.com :

Yang namanya rezeki bisa datang kepada siapa saja tanpa disangka. Berawal dari sebuah kemalangan, berakhir dengan senyum kebahagiaan. Contohnya seperti yang dialami oleh James Robertson.

Warga asal Detroit, Amerika Serikat, yang telah berusia 56 tahun ini setiap harinya berjalan kaki sejauh 33 KM untuk bisa mencapai tempat kerjanya. Dan rutinitas yang sudah ia jalani selama 10 tahun terakhir itu cuma menyisakan waktu tidur selama dua jam setiap harinya.

Usut punya usut, Robertson terpaksa berjalan kaki karena mobilnya rusak dan sudah tak bisa diperbaiki lagi. Pria ini tak mampu membeli mobil baru, karena gajinya tak cukup besar.

Ia hanya mendapat bayaran USD 10,55 untuk tiap jamnya, hanya sedikit di atas upah minimum Detroit, yaitu USD 8,15 per jam. Sementara transportasi umum pun tak berhasil menjawab kesulitannya. Bus yang terdapat di Detroit hanya bisa mengurangi jarak tempuh Robertson sejauh 3 KM.

Merasa kasihan melihat kondisi pria itu, Evan Leedy, seorang pelajar yang baru berusia 19 tahun mendaftarkan Robertson ke situs GoFundMe, dan berharap bisa mendapat sumbangan setidaknya sebesar USD 5.000 untuk pria malang itu.

Namun tak dinyana, ternyata kampanye di GoFundMe itu berjalan secara viral dan menghasilkan uang sebanyak USD 44 ribu. Bahkan pada hari ke lima kampanye, jumlah uang yang terkumpul mencapai USD 311 ribu.

Tak cuma itu, sebuah dealer mobil Ford pun turut ambil bagian, dengan menyumbangkan sebuah mobil Ford Taurus berwarna merah.

Cerita Robertson ternyata berhasil menyentuh hati ribuan orang. Sampai tulisan ini diturunkan saja setidaknya sudah 12 ribu orang yang ikut menyumbang di kampanye itu.

Padahal, Robertson tak pernah berniat meminta bantuan ataupun sumbangan ke orang lain. Ia juga tak pernah mengeluhkan nasibnya itu, seperti yang detikINET kutip dari lansiran Business Insider, Senin (9/2/2015).

Robertson pun telah meminta Leedy untuk menghentikan kampanye tersebut pada 8 Februari 2015 waktu setempat. Belum jelas apa yang akan dilakukan Robertson terhadap uang sebanyak USD 311 ribu — atau kalau dirupiahkan bisa lebih dari Rp 3,9 miliar tersebut.

Namun yang jelas, ia kini tak perlu lagi berjalan kaki puluhan kilometer setiap harinya, karena sebuah mobil Ford anyar berwarna merah sudah siap membawanya ke mana saja.
(Sumber: detik.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

date

Februari 2015
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

ART

YANG SUDAH MENGUNJUNGI

  • 162,186 PEMBACA

Iklan Anda

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 821 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: